pilihan +INDEKS
Abu Bakar Sidik Kuasa Hukum Inisial H, Bantah Kliennya Inisial H Bisnis Karaoke dan Siap Jadi Justice Collaborator Kasus Narkoba
PEKANBARU II Kuasa hukum tersangka kasus narkoba, Hendra, membantah keras tudingan yang menyebut kliennya memiliki usaha karaoke di kawasan Soekarno-Hatta Pekanbaru. Bantahan ini disampaikan langsung oleh kuasa hukumnya, Abu Bakar Sidik, SH, MH, yang menilai pemberitaan di sejumlah media telah menyesatkan publik dan merugikan nama baik kliennya.
"Tidak benar klien kami punya bisnis hiburan karaoke, apalagi dikatakan bisa bebas keluar masuk sel. Ini perlu diluruskan agar tidak menjadi opini liar," tegas Abu Bakar sidik kepada awak media di kantornya di Jalan Kelapa Sawit, Pekanbaru, Jumat (1/8/2025).
Abu Bakar Sidik,yang akrab disapa ABS, menyampaikan bahwa semua tudingan tersebut telah diklarifikasi langsung oleh Hendra saat dikunjungi di tahanan Polda Riau. Kliennya, kata ABS, hanya bekerja di salah satu tempat hiburan DP Karaoke di Apartemen Jalan Ahmad Yani dan tidak memiliki jabatan atau peran dalam manajemen bisnis hiburan tersebut.
"Apalah kekuatan saya, Bang, sampai bisa keluar masuk tahanan sesuka hati. Saya cuma karyawan di DP Karaoke," kata ABS menirukan pernyataan Hendra.
Lebih jauh, ABS menyampaikan bahwa Hendra siap membuka informasi penting terkait jaringan peredaran narkoba di tempatnya bekerja, termasuk aliran dana dan semua pihak yang terlibat. Kliennya juga menyatakan kesediaan menjadi Justice Collaborator, atau pelaku yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mengungkap kejahatan lebih besar
Rekan ABS, Eri Yanto, SH, MH, CPM menambahkan bahwa langkah Hendra menjadi Justice Collaborator adalah sinyal positif dalam pengungkapan kasus ini. Ia menekankan bahwa hal itu telah diatur secara jelas dalam UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, yang diperbarui dengan UU No. 31 Tahun 2014, serta peraturan bersama lintas lembaga.
"Jika klien kami benar-benar bekerja sama dan membantu aparat membongkar jaringan narkoba, maka negara wajib memberikan perlindungan hukum terhadapnya. Ini juga bisa menjadi titik balik untuk pembenahan tempat-tempat hiburan yang disalahgunakan," ujar Eri.
Pihak kuasa hukum berharap klarifikasi ini dapat menghentikan penyebaran informasi keliru yang dapat merugikan proses hukum kliennya serta menyesatkan opini publik.***(Mp)
Berita Lainnya +INDEKS
Polsek Bandar Sei Kijang Laksanakan Patroli Karhutla,Mensosialisasikan Ancaman Hukuman Membakar Lahan
PELALAWAN II Personel Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan kegiatan patroli karhutla (kebakaran .
Polsek Bandar Sei Kijang Kembali Laksanakan KRYD Mengenai Pentingnya Kewaspadaan dan Kesiagaan dalam Menjaga Keamanan
PELALAWAN II Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam .
Kodam XIX/ Tuanku Tambusai Siagakan 2.300 Personel,Pangdam Bersama Kapolda Pantau Malam Takbiran
PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai menyiagakan 2.300 personel yang tersebar di seluruh .
Didampingi Kalapas Yuniarto, Maizar Beberkan Kronologi Dugaan Narkoba dan Upaya Pemerasan Yang Dilakukan Wartawan
PEKANBARU II Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau memberikan.
Polsek Bandar Sei Kijang Kembali Laksanakan KRYD, Melakukan Patroli di Kawasan Pertokoan
PELALAWAN II Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam .
Polsek Bandar Sei Kijang Gelar Ibadah Minggu Kasih, Jalin Keakraban dengan Jemaat HKBP Sekijang
PELALAWAN II Dalam upaya menjaga suasana sejuk dan kondusif di tengah masyarakat, Polsek Bandar S.







